-->

In Bunsay

Tata Hati Jaga Mood Bun! - Tantangan 15 Hari Zona #1 Day #10

 Assalamu'alaikum...


Isi hari ini, kuwakilkan pada jurnal ini saja ya :)



#harike-10

#tantangan15hari

#zona1komprod

#pantaibentangpetualang

#institutibuprofesional

#petualangbahagia

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In Bunsay

Kalau Lelah ya Istirahat dong - Tantangan 15 Hari Zona #1 Day #9

 Assalamu'alaikuuum warahmatullah wabarakatuh...


Hari ini seharian kok yaa maasyaallah luwar biyasa. Dan ini menjadi hari paling kemaleman selama 9 hari menjurnal di zona #1 ini. Tidak dipungkiri, sepertinya aku sedikit kelelahan dan butuh istirahat sejenak.

Mungkin karena kelelahan itu tadi, berdampak pada emosi dan mood yang kurang baik sedari pagi. Dan tentu saja hal itu berpengaruh pada komunikasi yang unproduktif. 

Baiklah, mungkin besok saatnya ambil jeda seeejenak saja. 


#harike-9

#tantangan15hari

#zona1komprod

#pantaibentangpetualang

#institutibuprofesional

#petualangbahagia

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In Bunsay

Kita Perlu Belajar tidak Memanjakan Ego - Tantangan 15 Hari Zona #1 Day #8

 Assalamu'alaikuum....

Kita memang perlu ruang jeda, agar emosi mereda. Kita butuh ruang sendu, agar hati masih tetap padu. Kita perlu belajar untuk tidak terus memanjakan ego masing-masing kita.

Hai sobisob.. Alhamdulillah, setelah digempur berbagai tempaan di hari yang rasanya cukup panjang hari ini, alhamdulillah sekali lagi masih kuat dan makin semangat insyaallah. Cukup terasa perjalanan selama 8 hari ini. Dan hari ini aku merasa menjadi seseorang yang cukup berbeda dari hari pertama saat memulainya. 

Ego. Suatu hal yang sepertinya sulit sekali terlepas dariku. Entah mengapa. Kemarin kami sempat berkonflik dan tentu saja berujung tangisan tiada henti yang menyebabkan mata mbendul. wkwwkk

Kami ngobrol banyak kemarin, dengan emosi yang masih meletup-letup. Tetapi dampak yang kurasakan hari ini Alhamdulillah cukup baik. 


Begitu dulu ajaaah, Ya Rabb, lelah berputar-putar seharian. Belum lagi siang-siang tadi ngonggleng motor yang sudah butut Yaa Allah, enggak mau distater.. Kalau inget kok jadi haus lagi. hihi

Good job An, for today. Besok belajar banyak lagi! 

Mau istirahat dulu lah yuk, penuhi hak tubuhmu juga :)



#harike-8

#tantangan15hari

#zona1komprod

#pantaibentangpetualang

#institutibuprofesional

#petualangbahagia

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In Bunsay

Bagaimana Emosi Seisi Rumah itu Saling Tehubung - Tantangan 15 Hari Zona #1 Day #7

 Assalamu'alaikum... 

Sebagaimanapun beratnya harimu, jalani dan nikmati. Sebab akan lebih berat jika hari yang terlalui tak mampu membuatmu mensyukuri dan membuatnya menjadi sebuah pelajaran berharga kelak. 

Bismillaaah walhamdulillah untuk hari yang super panjang rasanya hari ini :)

Alhamdulillah, bisa juga bernapas lega dan kembali menuangkannya disini :)

Hari ini suuper duuupeer amazing yaa Rabb. Orang tuanya kurang bisa meregulasi emosi, anak akhirnya kebawa tantrum :(

Padahal bangunku lebih pagi dari biasanya, bahkan aku mencuci di dini hari, maasyaallah.. Betapa Allah baik sekali menyapa-nyapa diri ini :)

Abian tidur siang dengan kurang nyenyak, mungkin emosinya saat akan tidur belum reda. Walhasil saat bangun pun, lebih cepat dari biasanya dan dia tantrum. Sesuatu yang sebenarnya sangat jarang terjadi padanya. Parahnya ia jadi mukul-mukul dan nendang. Sedih deh. 

Akhirnya, aku perlahan menenangkan dulu sambil terus mengajaknya istighfar, memeluk, menahan tangan kakinya supaya tidak melakukan tindakan diluar kendali. Sambil terus memeluk, akhirnya kuutarakan, kemungkinan penyebab dia seperti itu. Kali ini berlangsung cukup alot. Padahal biasanya lebih mudah terkendali, tapi yaa ndakpapa, saatnya orang dewasa yang lebih paham yang jadi tameng. Aku memilih terus berempati pada emosinya, bukan menyuruhnya segera berhenti melakukan "kemarahannya". 

Perlahan-lahan Alhamdulillah akhirnya dia bisa meredakan emosinya. Dia tertarik sesuatu ternyata. Lalu aku coba mengajaknya ngobrol lagi, "Abian masih marah gitu?"

Lalu dia jawab, "endak ini wajahnya nggak gitu" (sambil memeragakan emosi marah) wkwk luwucuuu ini bocil.

Alhamdulillah, lulus tidak ikut terpancing emosi dan ikutan tantrum bersama wkwk

Hari ini cukup *** saja, karena ternyata masalah yang lebih besar ada pada komproku dan suamik! PR besar ga kelar-kelar, astaghfirullaaah.



#harike-7

#tantangan15hari

#zona1komprod

#pantaibentangpetualang

#institutibuprofesional

#petualangbahagia

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In Bunsay

Belajar Negoisasi dengan Abian - Tantangan 15 Hari Zona #1 Day #6

 Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh...


Halohai, kembali lagi bersama kami disini!

Seperti hari kemaren, hari ini aku kembali akan menceritakan pengalaman bernegoisasi dengan bocah usia (hampir) 3 tahun. Seperti umumnya bocah 3 tahunan yang mulai bisa "berdebat" dan beropini dengan argumentasinya sendiri, Abian pun kali ini dengan "santainya" enggan diminta tidur siang. 


Ohh, rupanya harus keluar strategi lain ini. Bundana pun putar otak, agar tidak esmosi jiwa dan anak ini mau tidur tanpa drama. Baiklaaah, susu sudah dihabiskan, baca doa sudah, laah kok masih ga merem-merem dengan alasan masih mau main ini dan itu. 

Akhirnya berkompromi dan melayani hasrat ingin mainnya dengan menyediakan mini gayung dan mini corong untuk bermain transfer air ke botol (sirup obat). Welldone. Kata-kata sakti pun keluar, "Abian setelah satu botol ini penuh berarti waktunya ti..dur". "Ndak mau! Iniloh beluuum"

WKWKW

Rupanya strategi belum membuahkan hasil. Akhirnya sang ayah pun, dengan entengnya "mengancam". "Loh, katanya nanti sore mau ditinggikan sepedanya di rumah uti, berarti sekarang tidur dulu" bla bla bla.


Rrrr. Aku yang tadinya santai jadi was wis wus deh, berharapnya si ayah bantuin untuk apa gitu, ini malah diancem wkwk. Yaudahlah, udah kadung. 


Sampe akhirnya dia akhirnya mau berhenti main dan kubilang untuk simpankan mainannya. Alhamdulillah, berangkat ke kasur. Lampu dimatikan, dan bobok deh. Yeeeay. 


Poin yang kupelajari hari ini adalah penuhi dulu kebutuhannya (termasuk main). Berikan batas waktu bila memungkinkan. Jelakan dengan KISS, aturan tidur siang untuk anak kecil. hihihi

Good job Bundana. Besok lebih semangat lagi yes...



#harike-6

#tantangan15hari

#zona1komprod

#pantaibentangpetualang

#institutibuprofesional

#petualangbahagia

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In Bunsay

Hari yang Supeeer bersama Bujangku - Tantangan 15 Hari Zona #1 Day #5

 Assalamu'alaikuuuum...


Yuhuuu, i am coming. Kalau nada awal dah excited gini, ketahuan kan sedang happy? hihi

Alhamdulillah, hari ini jadi hari suuuuuper suibuk, karena seharian 'berklutekan' sama Abian. 

Sepagian sudah hectic kali siapin ini itu, sudah ada planning mau main ini itu. Eh, ternyata namanya anak memang dunianya main, disiapin satu acara bermain, yang kejadian lebih dari 3 dong. hihi

Pagi hari karena belum sempet belanja, akhirnya kurebuskan telur dan minta dia yang ngupas. Yeay, sensori play sambil menyelam minum jus kan jadinya. Setelah itu, berangkat belanja, drama dong seperti biasa. Akhirnya terpaksa memberi tontonan dari Youtube yang sudah diunduh. Lalu, berlanjut acara memasak disambi nemenin dia main art painting alias main bedak (kedaluarsa) ditambah air + pewarna makanan. Beberapa menit lancar tanpa drama, doi terlihat sangat antusias tanpa paksaan juga, tentu saja. Siapa sih yang bisa nolak main warna-warni bebas gitu? 

Beberapa menit berlalu, doi mulai bosen kali yaa, sehingga mulai timbul drama, cari mainan lain! Padahal baju dan wajah serta tangan-kakinya juga udah cemong-cemong. wkwkwk

Sabaaar sabaaar.. lagian juga itu kan kamu yang ngajakin dia main ini mak!

Berlanjut, mulai minta macem-macem deh. Mulai dari minta sikat gigi bekas yang biasa buat cuci botol, pisau, spons, apa aja diminta. Sampai pula alat semprot tanaman (yang dulunya dipake ayahnya buat mandiin burung) pun minta dimainin. Yasudah. Bunda berikan nak! (Disini, kondisi emosi mulai diuji).

Lalu sampailah, sudah saking gemesnya nih. wkwk. Soalnya main semprot-semprot airnya mulai tidak terkontrol. Akhirnya dia kuungsikan dari tempat kami semula berada (dapur) ke ruang tengah. Kondisi rumah kami memang ada sekat untuk ke dapur, karena di rumah kami ini masih ada sumur yang hanya ditutup dengan papan triplek yang tipis. Tujuannya ya supaya dia ga main-main ke sumur sendirian, ngeri kalo kecemplung, naudzubillah. 

Back to topic. Nah, karena dia tahu konsekuensi dari bermain tidak sesuai arahan ibunda, dia akhirnya yaa ngerti perlahan dengan langsung bilang "mau disana, ga main-main lagi". Meskipun dengan tetap nangis. Setelah itu, kami bernegoisasi, menjelaskan dengan nada tegas tapi tidak menyakiti bahwa Abian boleh bermain dengan syarat dan ketentuan berlaku. Alhamdulillah doi kooperatif. 

Meskipun gonta-ganti baju pagi-siang ini sampai 3x aku rapopo nak! Yang penting kita hepi yaa, urusan cucian belakangan deh. Bahkan kami juga main, ngulek kulit telur yang tadi pagi dan main menyerut keju. Hiyeaaah. Alhamdulillaaah...

Sampai diajak gosok gigi dan tidur siang pun Alhamdulillah tidak ada paksaan dan berjalan dengan lanjtar jaya abadi. 

Good job Bundana! Hari ini bintangnya mayan yaa. Yang dihadapi bukan bapaknya soalnya wkwkwk. Gatau lagi deh besok. Bismillah untuk 10 hari selanjutnya. Yeeeeay...


                                
art painting





Syemangaaat untuk hari-hari selanjutnyaaaa...

#Harike-5
#Tantangan15Hari
#Zona1Komprod
#PantaiBentangPetualang
#InstitutIbuProfesional
#PetualangBahagia

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In Bunsay

Berasumsi itu Melelahkan - Tantangan 15 Hari Zona #1 Day #4

A Assalamu'alaikum.... 


Berasumsi itu sungguh melelahkan, itulah pentingnya clear and clarify. Tabayyun. Tapi, tapi kalau yang bersangkutan susah diajak ngobrol piye? #halah alesan.

 

Haiiiholahoo, sobi-sobi petualangku. Menyapa diri sendiri kan kan. hhihi

Alhamdulillah, hari keempat yang (sekali lagi) penuh drama ini bisa juga kutuliskan dan kuceritakan dimari. Jadi hari ini tuh super duper, kayak sudah nyerah aja gituloh, hampir dah mau pasrah aja kalau hari ini bakalan nyeritain bahwa hasil komprodku ini minus. hihi

Tetapi akhirnya, setelah perut kenyang, alhamdulillaah... lumayan bisa terselesaikan dengan lantjar jaya. Oh, ternyata aku kurang asupan nutrisi (alias belom makan dari pagi). Jadi sempat ada adegan marah-marah dan membanting pintu kamar huhuhu. Sedih sih kenapa aku harus begitu lagi. Ya abis gimana lagi lah, udah empet banget. wkwkw. Eh, tentunya dalam adegan itu Abian sudah diungsikan ke tempat yg aman (rumah utinya). Aman.

Alhamdulillah akhirnya dibujuknya dan dirayunya aku. Lalu kita ngobrol, dengan masih dengan membawa ego masing-masing tentu saja. Tetapi Alhamdulillah sudah bisa saling 'nggojloki', artinya kami sudah lumayan baik-baik saja. hihihi

Gapapa, besok kita coba lagi ya An! Tekan ego dan marahmu dulu. Jangan baperan ya, plis. 


#Harike-4

#Tantangan15Hari

#Zona1Komprod

#PantaiBentangPetualang

#InstitutIbuProfesional

#PetualangBahagia


Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In Bunsay

Bebaskan Hati dari Ekspektasi - Tantangan 15 Hari Zona#1 Day#3

 Assalamu'alaikum.... 

Hai hai hai.. jumpa lagi disini :D 


Ekspektasi berlebihlah yang kadang jadi biang keladinya. Menggerogoti kesyukuran. Maka simpan ekspektasi, letakkan ia jauh-jauh. Lalu rasa syukur pun lebih mudah terpancarkan.


Baiklah, meski belumlah terlalu seharian, aku sengaja memilih pagi hari sebagai jembatan komunikasi. Mungkin kemarin memang belumlah terlalu baik hasilnya. Mungkin kepagian wkwk

Pagi ini aku memang bangun kesiangan :(

Tetapi syukurku, sepertinya komunikasi hari ini berjalan lebih baik. Kami memulai pagi dengan obrolan ringan sambil cuddling di kasur yang tydac empuq, ahahaha. Tanpa ekspektasi apapun, kucoba membahas apa saja yang terlintas. Membahas respon yang kuharapkan darinya ketika aku menghadapi masalah. Lalu kami bisa menertawakannya "bersama". Alhamdulillah, kalau aku sudah bisa legowo gini berarti tanda-tanda baik kan ya? hihihi

Meskipun yaa akhirnya, ada saja alasan yang datang darinya untuk tidak jadi mengajakku 'memancing'. ahaha. Padahal tadinya kami sudah saling bersepakat, atau lebih tepatnya ia mau untuk kuajak mancing. hhh. Ya sudahlah, kali ini kucoba tuk legowo, lagipula kalau kupikir-pikir juga waktu yang luang ini bisa kumanfaatkan untuk mengerjakan jurnal, menulis blog competition, dan sejumlah domestikan yang memanggil-manggil. 

Poin komunikasi produktif yang kucatat hari ini adalah:

1. Memilih waktu yang tepat (masih menurutku sih)

2. Menggunakan kaidah 7-38-55. Iyaa, daripada sekadar mendengar kata-katanya, aku menangkap bahasa tubuhnya sih. Kuanggap dia juga mengerti bahasa tubuh yang kugunakan untuk membuatnya paham. Semoga.

Untuk semua upayaku selama 3 hari ini, aku akan mengapresiasi kesungguhanku hari ini dengan *** bintang. Aku merasa cukup insyaallah hari ini, hatiku pun lebih plong rasanya. Semoga besok bisa jauh lebih baik lagi.

Memang sempat merasa hampir-hampir putus asa. Padahal baru 3 hari loh ya. hihi

Tetapi, setelah menumpahkan suara hati (baca: curhat) kepada salah satu senior panutanque.. rasanya lebih lega aja gitu. Katanya mbaknya, "Gapapa, biar jadi sejarah perkomprodan. Kalo mulus nggak ada rasanya ntar." Iya jugak ya kan! So... ya aku woles ajaa. Mungkin perolehan bintang teman-teman sobatualang lain lebih banyak, yaa gapapa namanya juga jalan hidup berbeda, orangnya juga beda. 

Bismillah for the next challenge! :*

Oiyah, jurnalku hari ini:


Seqian, ceritaku hari ini. See you on my next journey :*

#Harike-3

#Tantangan15Hari

#Zona1Komprod

#PantaiBentangPetualang

#InstitutIbuProfesional

#PetualangBahagia


Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In Bunsay

Menyapamu di Pagi Hari - Tantangan 15 Hari Zona#1 Day#2

 Assalamu'alaikum semuaah..


Alhamdulillah, masih diberi umur panjang.. meski sedikit ada insiden terkena cipratan minyak goreng ikan nan maknyus aduhai. Alhamdulillah 'ala kulli haal.

Pagi ini, aku berencana menata mood dengan menyapa si doi terlebih dahulu dong. Membangunkan ceritanya biar kayak film-film romantis getoooh..  

Strategi juga, siapa tahu kalau diajak ngobrol di pagi hari si doi jadi lebih peka jadi lebih dengerin istrinya yang super bawel ini. Eh, ternyata oh ternyata....


Harapan yaa tetaplah harapan, karena kenyataan yang harus dihadapi adalah bertemu dengan 'kesalahpahaman' lagi. wkwwk.



Padahal yaa sudah nyoba cara berbicara yang gak ngegas. Udah belajar supaya intonasi tetap terjaga.. tapi akhirnya ga bihsaaa sodara-sodara. Embuhlah. Besok harus remidi lagi sepertinya. Yasudahlah, begitu dulu. Ya Allah, mohon bukakanlah pintu hati kami. Haluskan dan lembutkan hati kami agar bisa saling memahami lagi. Aamiin.


#Harike-2

#Tantangan15Hari

#Zona1Komprod

#PantaiBentangPetualang

##InstitutIbuProfesional

#PetualangBahagia

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In Bunsay

Memulai Praktik Komunikasi Produktif - Tantangan 15 Hari Zona #1 Day #1

Aku hampir lupa bahwa aku dulu yang memilihmu.

Bismillaaah 

Assalamu'alaikum sobatualang (ahseeek) kayak ada yang baca aja wkwk.

Alhamdulillah... Sampailah di hari pertama Tantangan 15 Hari Zona #1 Komunikasi Produktif. Alhamdulillah, tantangan yang justru hadir paling pertama ini adalah tantangan terbesar mungkin bagiku. Sebab sudah sejak lama merasa komunikasi dengan pasangan tidak sehat. huhuhu. 

Sempat galau antara menuliskannya di sosmed, blog atau gdrive. Sepertinya terlalu absurd untuk dibaca banyak pihak, jadi ya sudah ditulis disini sepertinya lebih aman. hehe

Hari pertama, seperti halnya pertama yang lainnya aku merasa antusias sekaligus deg-degan disaat yang sama. Bagaimana cara memulainya? Tapi pikirku, kesempatan belajar bersama dengan 1700an ibu-ibu dari seluruh penjuru nusantara (bahkan ada yang tinggal di luar negeri) seperti ini sangat sayang untuk dilewatkan bukan? Lagipula, bukan sobatualang namanya jika menolak challenge. Jadi disinilah aku menuliskan curhatan ku. 

Berikut temuanku setelah melewati hari yang lumayan "berkeringat" ini. Kenapa berkeringat? wkwk Habis dorong motor kehabisan bensin soalnya. Astaghfirullaaah...


Tantanganku hari ini datang dari suamiku sendiri. Yha, seseorang yang harusnya menjadi partner abadi dalam setiap lini dunia kerumah-tanggaan. Namun, ternyata memang masih saja terkendala gaya bahasa kami yang berbeda. Kemarin malam sudah berusaha membriefingnya bahwasanya hari ini istrinya ini akan melakukan tantangan pertama yakni komunikasi produktif. Kemaren ia tampak 'mengerti'. Entah benar mengerti atau iya-iya aja biar cepet. 

Beberapa jam berjalan baik. Aku Alhamdulillah bisa mengontrol emosiku dengan cukup baik. Hal itu terbukti dengan telah terhidangnya mujaer goreng lengkap dengan sambal matah dan sayur bening (yang kesemuanya kurang asin haha). Alhamdulillah, aman... 

Selang beberapa waktu kemudian, mulailah muncul monster horor dari dalam diriku. Sebab suami dengan seribu macam alasan, kembali tidak mengindahkan permintaanku untuk mengerjakan tantangan yg kuberikan padanya malam sebelumnya. Dia lebih memilih kesibukannya (yang menurutku sangat tidak penting itu). Walhasil, gondok lagilah akunya. Ya Rabb. 

Setelah itu, aku pun mencoba mengadhemkan pikiran dan perasaanku dengan membawa Abian ke kamar. Kami bermain (meski aku masih mangkel dalam hati) hingga akhirnya, Alhamdulillah dia pun mau meletakkan "kesibukan"nya. Akupun bisa mengerjakan aktivitas sesuai rencana. 

Lalu, terjadilah adegan dorong motor di jalanan di teriknya udara Sidoarjo tadi. Sungguh Subhanallaah.. Lalu, dengan 'terpaksa' aku menghubungi suamiku. Padahal tadinya nomornya kublokir, ya kan, masih kebawa baper segitunya wkwkwk. Ya Allah, apa salah dan dosaku. Banyak!!! 

Teringat poin komunikasi produktif, fokus ke solusi! Akhirnya setelah beberapa saat berdebat di telepon, Alhamdulillah bala bantuan datang. Terselamatkan sudah. 

Satu poin yang kupelajari di hari pertama yaitu: timing! Mencari waktu yang tepat untuk bicara itu penting banget banget banget! Suami yang tipenya perlu "dilayani" ini memang ya kudu dilayani dulu baru bisa disounding. Persis adik bayi! Hmmm. Begitulah, aku sadar memang kami sama-sama belum 'dewasa'. 

Begitu dulu deh yaa cerita hari ini. Semoga besok dan seterusnya bisa lebih baik lagi. Insyaallah mungkin lain kali akan kuceritakan tentang komunikasi dengan Abian. Karna kurasa lebih mudah berbicara dengan Abian daripada bapaknya, maka kuputuskan untuk fokus dulu ke bapake! Bismillah... semoga semakin baik komunikasi kami, semakin baik pula hubungan dan pengasuhan kita untuk Abian kedepan. Aaaamiiin. 


Salam Ibu (wannabe) Profesional,


#Harike-1

#Tantangan15Hari

#Zona1Komprod

#PantaiBentangPetualang

#InstitutIbuProfesional

#PetualangBahagia


Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

Search This Blog

Matrikulasi

Powered by Blogger.